Ungkapan diatas memang sering kita dengar. Namun aplikasi dalam kehidupan begitu sulit kita lakukan. Yang saya rasakan akhir-akhir ini adalah antara karyawan dengan perusahaan. Karyawan menuntut hak, fasilitas lebih tepatnya. Misalnya saja tempat tinggal, makanan dan sebagainya. Sedangkan Perusahaan juga menuntut haknya, yaitu agar karyawan bekerja semaksimal mungkin.
Ada ungkapan yang pernah saya dengar bahwa Cintai Ia Seperti Ia Mencintai Anda. Berlaku juga untuk hal seperti ini. Mungkin tidak sepenuhnya benar, tapi setidaknya inilah yang kita yakini untuk saat ini. Ini seperti tarik menarik antara dua pihak. Entah siapa yang mau mengalah untuk tidak menuntut haknya dulu sebelum melakukan kewajibannya dengan baik.
Kita ambil contoh saja apabila perusahaan yang lebih dulu menjalankan kewajibanya untuk mensejahterakan karyawannya dengan "baik". Tentunya Karyawan akan bekerja lebih giat karena "kadar Cinta" karyawan terhadap perusahaan meningkat. Efeknya adalah maksimalnya kerja karyawan di perusahaan tersebut. Atau kita balik, dimana Karyawan yang mengalah dengan cara mereka bekerja secara maksimal. Pasti pihak perusahaan akan memberikan reward kepada karyawan. Hanya Perusahaan gila yang tidak melakukan hal itu.
Namun apabila kedua pihak sama-sama keras, dan egois untuk hanya mementingkan urusanya sendiri maka sama saja dengan ungkapan, "Api dilawan dengan api", dimana malah kebakaran besar akan tercipta karenanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar